Penyimpangan Seksual Necrophilia
Oleh SegiEmpat
Penyimpangan seksual merupakan sebuah kelainan seks yang ketika ini sudah semakin banyak menjangkit banyak kalangan masyarakat. Di Indonesia sendiri mungkin yang paling umum terjadi yaitu penyuka sesama jenis atau yang lebih dikenal dengan istilah ‘Gay’ untuk laki-laki dan ‘Lesbian’ untuk wanita. Kedua penyimpangan seksual tersebut ketika ini memang semakin banyak terjadi di kalangan masyarakat tanah air dimana kebanyakan diantara mereka yaitu remaja. Umumnya penyimpangan seksual sanggup terjadi lantaran faktor lingkungan sampai pengalaman buruknya semenjak kecil dimana ia sempat mendapat sikap menyimpang dari orang-orang terdekatnya atau pengalaman buruknya ketika menjalin cinta dengan lawan jenis.
Selain kedua jenis penyimpangan seksual tersebut ada satu jenis penyimpangan seksual yang juga membutuhkan perhatian lebih dari seluruh kalangan masyarakat tanah air, yaitu necrophilia. Necrophilia yaitu penyimpangan seksual yang terjadi pada seseorang dimana orang tersebut tertarik untuk melepaskan hasrat seksualnya terhadap mayat. Penyimpangan seksual ini juga merupakan penyimpangan seksual yang sangat berbahaya, pasalnya dalam kasus yang berat pelaku biasanya akan membunuh untuk mendapat objek seksual. Pada umumnya penyimpangan seksual ini lebih banyak dialami oleh kaum pria, bahkan berdasarkan hasil penelitian 90 persen kasus penyimpangaan seksual ini terjadi pada seorang pria. Tapi penyimpangan seksual ini juga sanggup menjangkit pada wanita. Necrophilia pun terbagi dalam 3 jenis antara lain:
- Necrophilic fantasi, dimana penderita hanya sebatas fantasi untuk bekerjasama seks dengan mayat
- Regular necrophilia, dimana si penderita melampiaskan hasrat seksualnya pada mayat
- Necrophilic homicide, dimana si penderita terlebih dulu melaksanakan pembunuhan untuk medapatkan mayit dan melampiaskan hasrat seksualnya
Penyebab seseorang mengalami penyimpangan seksual necrophilia sanggup disebabkan oleh banyak faktor dan salah satu penyebab utama terjadinya penyimpangan ini yaitu perasaan minder ketika bekerjasama dengan insan baik itu relasi asmara maupun relasi seksual. Bahkan sebesar 68 persen kasus penyimpangan seksual ini disebabkan oleh rasa minder untuk bekerjasama dengan pasangannya sehingga orang-orang yang menderita necrophilia menentukan untuk melampiaskan hasratnya pada mayat. Selain itu ada beberapa faktor yang menjadi penyebab necrophilia antara lain:
- Keinginan untuk mengembalikan percaya diri sebesar 11 persen
- Ketertarikan secara seksual dengan mayit sebesar 15 persen
- Tidak terima pasangannya telah meninggal sebesar 21 persen
Artikel Penyimpangan Seksual Necrophilia yaitu hak cipta SegiEmpat.
sumber http://ift.tt/1gJibQG
Komentar
Posting Komentar