Mitos-Mitos Menyesatkan Tentang Alat Kontrasepsi

mitos menyesatkan alat kontrasepsi oleh Kesehatan SegiEmpat Mitos-Mitos Menyesatkan Tentang Alat Kontrasepsi
Bagi pasangan suami istri yang ingin menunda untuk mempunyai momongan, maka biasanya mereka akan menggunakan alat kontrasepsi. Ada banyak sekali macam alat konstrasepsi yang beredar di masyarakat menyerupai kondom, pil dan sebagainya. Hal ini seringkali menimbulkan kebingungan, terlebih lagi bagi para pengantin gres yang mungkin juga sering mendengar mitos ihwal alat kontrasepsi.
  • Mitos : Tidak Ada Kebocoran pada Alat Kontrasepsi Kondom

Fakta : Resiko kegagalan kondom maksimal dua persen namun dapat terjadi pada setiap pria. Hal ini sering terjadi alasannya yakni penggunaan kondom yang tidak benar. Adapun cara penggunaan kondom yang benar yakni ketika penis sedang ereksi. Dan kalau terlalu usang atau terlalu cepat, maka kondom akan bocor.
  • Mitos : Pemakaian Kondom Akan Membuat Penetrasi Terasa Sakit

Fakta : Kondom tidak akan menciptakan perempuan merasa sakit ketika penetrasi alasannya yakni terbuat dari silikon serta mempunyai silikon yang terbuat dari air. Kalaupun istri merasa sakit ketika penetrasi, maka hal tersebut terjadi alasannya yakni tidak ada foreplay sebelum penetrasi.
  • Mitos : Pil KB Bisa Membuat Berat Badan Bertambah

Fakta : Banyak perempuan yang takut memakai pil KB alasannya yakni takut gemuk. Padahal pil ini tidak akan menimbulkan kegemukan. Meskipun memang hormon ini mengandung estrogen dan progesteron yang akan menimbulkan penumpukan cairan sehingga menciptakan badan membengkak.
  • Mitos : Pil KB Bisa Menurunkan Gairah Bercinta

Fakta : Beberapa orang memagn melaporkan bahwa pil KB dapat menciptakan mereka kehilangan gairah bercintanya. Hal ini alasannya yakni pil KB akan menjadikan terjadinya penurunan hormon dalam badan sehingga menciptakan gairah penggunanya menurun. Untuk mengatasi hal ini, ada baiknya kalau Anda berkonsultasi dengan dokter untuk melaksanakan penggantian alat kontrasepsi menyerupai kondom atau IUD.
  • Mitos : Anda Tidak Boleh Terus Menerus Mengkonsumsi Pil KB

Fakta : Anda hanya dapat melaksanakan hal ini kalau Anda sudah ingin hamil atau Anda mengalami flek. Ketika Anda mengalami flek, sebaiknya Anda berhenti minum pil KB selama empat atau lima hari sampai fleknya berhenti. Namun ketika Anda berhenti minum pil KB, sebaiknya Anda menyiapkan alat kontrasepsi cadangan, contohnya kondom. Hal ini untuk mencegah kemungkinan Anda untuk hamil ketika berhenti minum pil KB untuk sementara.
sumber http://ift.tt/1klfMix

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gejala dan Pengobatan Infeksi Saluran Kemih

Gejala dan Pengobatan Penyakit Radang Otak

Gejala dan Pengobatan Inkontinensia Usus